HAKIM.RI.COM
PESISIR SELATAN โWakil Kepala Kepolisian Resor (Waka Polres) Pesisir Selatan, *Kompol Syafrizen, S.H., Datuk Rang Batuah (Ustadz Zen Hoki – UZH),* mengisi ceramah keagamaan di Masjid Agung Al Amilin Painan, Selasa (20/10/2026) pukul 18.30 WIB, usai pelaksanaan salat Magrib berjamaah.
Dengan mengusung tem
a *”Polisi Bersama Masyarakat Menjaga dan Memelihara Kamtibmas”*, ceramah tersebut berlangsung khidmat dan penuh pesan kebersamaan.
Dalam pembukaannya, Kompol Syafrizen mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat iman dan kesehatan serta menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat dan penjaga moral generasi.
Keamanan Tanggung Jawab Bersama :
Hadirin rahimakumullah, sering kali kita berpikir bahwa keamanan adalah urusan polisi. Padahal, keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Polisi membutuhkan dukungan masyarakat, dan masyarakat membutuhkan kehadiran polisi, ujar Kompol Syafrizen yang akrab disapa Ustadz Zen Hoki.
Ia mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Ma’idah ayat 2:
*ููุชูุนูุงูููููุง ุนูููู ุงููุจูุฑูู ููุงูุชููููููููฐ*
_Wa taโฤwanลซ โalal-birri wat-taqwฤ._
Artinya: “Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa.”
Menurutnya, ayat tersebut mengajarkan bahwa menjaga lingkungan dari kejahatan dan melindungi sesama merupakan bagian dari kerja sama dalam kebaikan.
Dalam ceramahnya, Waka Polres menyoroti tiga ancaman utama yang harus diwaspadai bersama:
*Pertama, Narkoba.* Jangan sampai anak kemenakan kita menjadi korban barang haram yang merusak akal, kesehatan, masa depan, dan keharmonisan keluarga. Orang tua harus memperhatikan pergaulan anak.
*Kedua, Judi Online.* Jangan tergiur janji kekayaan instan. Banyak orang kehilangan uang, terlilit utang, bertengkar dengan keluarga, bahkan melakukan tindak pidana karena judi. Rezeki yang berkah diperoleh melalui usaha yang halal.
*Ketiga, Kenakalan Remaja dan Tawuran.* Anak-anak kita bukan musuh masyarakat. Mereka adalah generasi penerus yang harus dibimbing. Mari arahkan mereka ke masjid, kegiatan olahraga, pendidikan, dan aktivitas positif.
*Falsafah Tungku Tigo Sajarangan*
Sebagai putra Minangkabau bergelar Datuk Rang Batuah, Kompol Syafrizen juga menekankan kekuatan falsafah Minangkabau *Tungku Tigo Sajarangan*: ninik mamak, alim ulama, dan cadiak pandai.
“Ninik mamak membimbing anak kemenakan dengan adat. Alim ulama membimbing umat dengan agama. Cadiak pandai memberikan pemikiran berdasarkan ilmu dan pengalaman. Apabila ketiganya bersatu dengan pemerintah, TNI-Polri, pemuda, dan seluruh masyarakat, insyaallah persoalan sosial dapat kita hadapi bersama,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap menaati hukum dan tidak main hakim sendiri. Rasulullah SAW bersabda:
*ุงููู ูุณูููู ู ู ููู ุณูููู ู ุงููู ูุณูููู ูููู ู ููู ููุณูุงูููู ููููุฏููู*
Artinya: “Seorang Muslim adalah orang yang kaum Muslimin lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Tiga Pesan Penting :
Sebagai penutup, Kompol Syafrizen mengajak jamaah membawa pulang tiga pesan penting:
1. Jaga Keluarga:* Jauhkan anak-anak dari narkoba, judi online, dan pergaulan yang merusak.
2. Jaga Kampung:* Hidupkan gotong royong, kepedulian, dan siskamling sesuai kebutuhan lingkungan.
3. Jaga Persaudaraan:* Perkuat agama, adat, musyawarah, dan ketaatan terhadap hukum.
“Mari kita kobarkan semangat: Salam Polisi, Polisi Bersama Masyarakat! Polisi dan masyarakat bukan dua pihak yang berjalan sendiri-sendiri. Kita adalah mitra yang bersama-sama menjaga keselamatan, ketenteraman, dan masa depan generasi bangsa,” ajaknya.
Ceramah ditutup dengan pantun khas Minangkabau:
_Siriah sakapua jo pinang sabuah,_
_Dibao urang ka rumah gadang._
_Kalau polisi jo masyarakat basatu langkah,_
_Pessel aman, masyarakat sanang._
_Pergi ke Tarusan singgah di Lumpo,_
_Singgah sebentar membeli makanan._
_Mari bersama menjaga ranah Pesisir Selatan,_
_Agar aman, damai, dan penuh keberkahan._
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan Kabupaten Pesisir Selatan dan keberkahan bagi seluruh personel Polri dalam melaksanakan tugas.
*Pesan Inti UZH yang ditekankan di mimbar:* “Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga keluarga, kita jaga kampung, kita jaga anak kemenakan. Dengan iman, adat, kepedulian, dan kerja sama antara polisi dan masyarakat, insyaallah Pesisir Selatan menjadi daerah yang aman, damai, dan diberkahi Allah SWT.”
Penulis : Didi
*lEditor : Tim Redaksi
Sumber : Dt. Rang Batuah.

