HAKIM.RI.COM
SERANG,– Di balik ketegasannya sebagai perwira tinggi Polri, Kapolri baru Komjen Pol Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., memiliki sisi lain yang lekat dengan budaya lokal Banten. Ia pernah memperagakan aksi debus ekstrem dengan membengkokkan bilah golok menggunakan leher.
Momen tersebut terekam dalam video yang beredar di media sosial dan diunggah oleh kanal Berita Satu Banten. Peristiwa itu terjadi pada peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang digelar di Alun-Alun Kota Serang, Banten, pada Selasa, 1 Juli 2025.
Saat itu, Suyudi masih menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten. Dalam rangkaian acara yang disaksikan ribuan warga tersebut, ia secara spontan bergabung dalam pertunjukan kesenian debus khas Jawara Banten.
Berdasarkan rekaman video, Suyudi yang mengenakan pakaian dinas upacara (PDU) lengkap menerima sebilah golok dari salah seorang pemain debus. Dengan kedua tangan memegang gagang dan ujung bilah, ia kemudian menempelkan bagian tajam golok ke belakang leher dan menekannya hingga bilah baja tersebut bengkok.
Aksi tersebut sontak mendapat sorakan dan tepuk tangan dari masyarakat yang hadir di sekitar Alun-Alun Kota Serang yang berlatar Masjid Agung Ats-Tsauroh Serang.
Putra Asli Banten
Aksi debus yang dilakukan Suyudi bukan tanpa alasan. Pria kelahiran Pandeglang, Banten, 14 Juli 1973, tersebut merupakan putra daerah. Keterlibatannya dalam atraksi debus dinilai sebagai bentuk pelestarian tradisi dan kedekatan Polri dengan budaya lokal.
Saat memberikan keterangan pada kegiatan tersebut, Suyudi menekankan pentingnya kemampuan bela diri bagi personel Polri. Menurutnya, kemampuan tersebut tidak hanya berfungsi untuk perlindungan diri, tetapi juga sebagai bekal kesiapan personel dalam menjalankan tugas dan menjaga marwah kesatuan.
> “Untuk marwah kesatuan, terutama sebagai insan,” ujar Suyudi dalam sambutannya, sebagaimana terdengar dalam video tersebut.
Dilantik sebagai Kapolri
Sosok Suyudi kembali menjadi perhatian publik setelah resmi dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Ia menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan menjadi Kapolri ke-26.
Sebelum menjabat Kapolri, Suyudi pernah mengemban sejumlah jabatan strategis, di antaranya Kapolda Banten dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Pelantikannya sebagai Kapolri telah mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melalui rapat paripurna.
Hingga berita ini diturunkan, video aksi debus Kapolri baru tersebut masih menjadi perbincangan warganet dan telah dibagikan ulang di berbagai platform media sosial, termasuk oleh akun Berita Pauh.
Penulis: Didi- Wakil Pimpinan umum
Editor: Tim Redaksi Hakim.ri.com
Sumber Video: Berita Satu Banten
Foto: Tangkapan layar video aksi debus di Alun-alun Serang, 1 Juli 2025.
Info lengkap : www hakimri.com


